Skip to content

Bentuk-bentuk Perceraian

Juli 8, 2010

Perceraian adalah terlarang, banyak larangan Tuhan dan Rasul mengenai perceraian antara suami isteri. Tidak ada sesuatu yang halal yang paling dimarahi oleh Tuhan selain daripada Talak.(Al Hadis Rawahul Abu Daud, Hadis sahih dan diriwayatkan (Nail al Authar) oleh Hakim yang menyahihkan).(Idris Ramulyo,2004:98).

Adapun bentuk-bentuk perceraian menurut Hukum Islam adalah;

  1. Talak adalah perceraian antara suami isteri, atas kehendak suami (Kamus Besar Bahasa Indonesia,1990:88), dan merupakan bentuk perceraian yang umum terjadi di Indonesia (Idris Ramulyo,2004:101). Adapun bentuk talak ditinjau dari beberapa kali dijatuhkan adalah :

1. Talak  Raj’i, yaitu talak yang dijatuhkan satu kali dan suami dapat rujuk, yang termasuk talak raj’i adalah :

a. Talak satu dan talak dua, tetapi tidak memakai suatu pembayaran dan mereka telah melakukan hubungan suami isteri.

b. Perceraian dalam bentuk talak yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Agama berdasarkan proses Illa yaitu suami bersumpah tidak akan mencampuri isterinya.

c. Perceraian dalam bentuk talak yang juga dijatuhkan oleh Pengadilan Agama berdasarkan persamaan pendapat dua hakim karena proses syiqaq dari suami isteri tetapi tidak pakai iwadh.

2. Talak Bain kecil atau talak bain shugra yaitu talak yang tidak boleh rujuk lagi, tetapi keduanya dapat berhubungan kembali menjadi suami isteri sesudah habis tenggang waktu iddah dengan jalan melalui proses perkawinan kembali.

3. Talak bain besar atau kubra yaitu :

a. talak yang dijatuhkan ketiga kalinya dimana suami isteri tidak dapat rujuk dan kawin lagi  diantara mereka, sebelum si isteri dikawini lebih dahulu oleh orang lain.

b. Perceraian karena li’an (tuduhan berzina) antara bekas suami isteri tidak dapat lagi kawin untuk selama-lamanya.

  1. Ta’lik  talak artinya talak yang digantungkan terjadinya terhadap suatu peristiwa tertentu sesuai dengan perjanjian.
  2. Khuluk atau Mubaro’ah adalah bentuk perceraian atas dasar persetujuan kedua belah pihak  dan merupakan keistimewaan dalam Islam, karena sebelum Islam si isteri dalam prakteknya tidak mempunyai hak apapun juga untuk minta diceraikan (Idris Ramulyo,2004:138). Khuluk dalam bahasa Arab ialah menanggalkan pakaian, dalam peristiwa ini artinya melepaskan kekuasaannya sebagai suami dan memberikan kepada isterinya dalam bentuk talak, sedangkan Mubaro’ah artinya baik suami maupun isteri sama-sama  membebaskan diri yaitu suami membebaskan dirinya dari kekuasaan sebagai suami sedangkan isterinya membebaskan dirinya pula sebagai isteri, dengan syarat harus ada persetujuan bebas dari suami dan isteri tersebut dan pemberian iwadh (pembayaran sejumlah uang) oleh isteri kepada suami sebagai penebus/pengembalian mahar yang dulu pernah diterima isteri.
  3. Fasakh adalah suatu lembaga perceraian karena tertipu atau karena tidak mengetahui sebelum perkawinan bahwa isteri yang telah dinikahinya itu ada cacat celanya atau salah satu pihak merasa tertipu atas hal-hal yang belum diketahui sebelum berlangsungnya perkawinan. Perkawinan yang telah ada adalah sah dengan segala akibatnya dan dengan difasakhkannya oleh Hakim Pengadilan Agama maka bubarlah hubungan perkawinan itu.
  4. Illa’ adalah salah satu bentuk perceraian yang berarti suami bersumpah bahwa tidak akan mencampuri isterinya dan dia tidak menalak atau menceraikan isterinya (seakan-akan menggantung isterinya tidak bertali), berarti membuat isterinya menderita.
  5. Zhihar adalah seorang suami bersumpah, bahwa isterinya itu sama dengan punggung ibunya, hal ini berarti ungkapan khusus bagi orang di tanah Arab yang berarti dia tidak akan mencampuri isterinya lagi karena isterinya diibaratkan sama dengan ibunya.
  6. Li’an merupakan sumpah laknat yaitu sumpah yang didalamnya terdapat pernyataan bersedia menerima laknat Tuhan, hal ini terjadi apabila suami menuduh isteri berbuat zina, padahal tidak mempunyai saksi kecuali dirinya sendiri. Dalam keadaan biasa (diluar perkawinan) seharusnya ia dikenai hukuman menuduh zina tanpa saksi yang cukup, yaitu dera 80 (Delapan puluh) kali.
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: